Sourdough Roti Sehat untuk pencernaan!!
BAHAN UNTUK 1 ROTI:

– 160 g tepung gandum utuh 🌾 (saya menggunakan Caputo Integrale)
– 75 g tepung roti tinggi protein (saya menggunakan Caputo Manitoba Oro)
– 165 g tepung serbaguna (saya menggunakan tepung dari supermarket lokal, kandungan protein 11%)
– 120 g starter roti sourdough aktif
– 295 g air
– 8 g garam

Suhu adonan: 21–23°C (70–73°F)
Fermentasi hangat: ~8 jam
Fermentasi dingin: ~14 jam

PROSES

1️⃣ Campurkan tepung, starter roti sourdough, dan air hingga tercampur rata.
(Saya menyisihkan 15 g air untuk ditambahkan bersama garam.)

Diamkan selama 40 menit.

2️⃣ Tambahkan garam + sisa air.
Aduk hingga garam larut sepenuhnya.

Diamkan selama 1 jam.

3️⃣ Lakukan lipatan spiral pertama.
Diamkan selama 1 jam.

Lakukan lipatan spiral kedua.
Diamkan selama 1 jam.

Lakukan lipatan spiral ketiga.
Diamkan selama 1 jam.

Lakukan lipatan spiral keempat
(Saya hanya melakukan setengahnya, melipat adonan dari dua sisi saja.)

Diamkan selama sekitar 2-3 jam.

4️⃣ Taburi permukaan kerja dengan tepung tipis-tipis.
Bentuk adonan menjadi boule (bulat) atau batard (oval).
Letakkan dengan sisi sambungan menghadap ke atas di dalam keranjang fermentasi yang telah ditaburi tepung.

5️⃣ Dinginkan semalaman untuk fermentasi dingin.

6️⃣ Di pagi hari, letakkan dengan sisi sambungan menghadap ke bawah di atas kertas roti, lalu buat sayatan.

💨 Untuk pemanggangan terbuka (di atas baja atau batu pemanggang):

– Panaskan oven hingga 250°C (480°F) dengan nampan di bagian bawah untuk uap.
– Pindahkan roti ke permukaan panas, tuangkan air mendidih ke nampan bawah, lalu tutup pintu oven dengan cepat.
– Panggang selama 20 menit pada suhu 230°C (445°F) dengan uap, lalu keluarkan nampan air dan panggang selama 15-20 menit pada suhu 200°C (390°F).